Perlukah Perusahaan Mengadakan Assessment Kompetensi Secara Rutin?

Perlukah Perusahaan Mengadakan Assessment Kompetensi Secara Rutin?

Kompetensi karyawan berkaitan erat dengan kinerja karyawan. Jika kompetensi karyawan cukup baik, maka kinerjanya akan baik. Begitu pula jika kompetensi karyawan kurang mumpuni, hasil kinerja karyawan juga kurang berkualitas. Sehingga HRD tidak boleh hanya memperhitungkan aspek kinerja saja. HRD juga wajib melakukan manajemen kompetensi yang baik, salah satunya melakukan program assessment kompetensi.

Manfaat Assessment Kompetensi

Jadi, apa saja manfaat dari program assessment yang diadakan secara rutin?

Memahami Kondisi Karyawan Terkini

Karyawan dari tiap divisi memiliki berbagai kompetensi berbeda yang akan berpengaruh kepada kinerja perusahaan secara keseluruhan. Dapat dikatakan, kemampuan karyawan atas suatu kompetensi mencerminkan hasil kinerja karyawan. Maka, jika perusahaan ingin mencari tahu bagaimana kondisi kinerja karyawaan saat ini, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan assessment kompetensi.

Sebagai Acuan dalam Penyusunan Program Pelatihan

Perkembangan dunia kerja semakin pesat dan perusahaan pun butuh berbagai kompetensi baru untuk meningkatkan kualitas bisnis. Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan program yang diadakan perusahaan untuk meningkatkan kemampuan kerja karyawan. Namun demikian, perumusan program pelatihan karyawan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Harus ada dasar yang kuat supaya program berjalan lancar serta tepat sasaran.

Baca Juga: 6 Manfaat Absensi Online untuk Perusahaan

Untuk itu, HRD dapat menggunakan hasil dari assessment kompetensi sebagai acuan. Nantinya, hasil assessment akan dibandingkan dengan kebutuhan perusahaan sekarang, kemudian barulah HRD merumuskan pelatihan seperti apa yang akan diadakan untuk mengisi kesenjangan kemampuan tersebut.

Membantu Kelancaran Komunikasi Karyawan dengan Atasan

Komunikasi antara karyawan dan atasan adalah hal mutlak yang akan membantu perkembangan bisnis perusahaan. Tanpa kerja sama dan komunikasi yang baik, sebagus apapun performa karyawan atau atasan akan sulit untuk menyelaraskan pekerjaan bersama. Oleh karenanya kinerja yang baik juga harus diikuti dengan komunikasi yang baik.

Kelancaran komunikasi dapat diwujudkan dengan mengadakan program assessment kompetensi. Dari program ini, manajer bisa memahami apa saja kemampuan yang saat ini dikuasai oleh karyawan lalu akan mengkomunikasikan hal ini kepada karyawan. Lalu, karyawan pun bisa mencari tahu bagaimana cara meningkatkan kompetensi untuk kinerja yang lebih baik. Karena dapat saling memahami satu sama lain, komunikasi dapat berjalan lancar.

Penjelasan di atas dapat menyimpulkan bahwa mengadakan assessment kompetensi secara rutin dapat bermanfaat baik bagi perusahaan, karyawan, manajer, serta bisnis perusahaan.

Sehingga, HRD dituntut wajib mengelola kompetensi karyawan secara menyeluruh dan terperinci karena manajemen kompetensi dan assessment saling berkaitan satu sama lain. Salah satu contoh cara mengelola kompetensi dengan baikĀ  adalah menggunakan Aplikasi Manajemen Kompetensi dari LinovHR. Dengan manajemen kompetensi yang sistematis melalui aplikasi, program assessment jauh lebih mudah diselenggarakan.

Sekian ulasan mengenai manfaat assessment kompetensi dalam perusahaan. Semoga ulasan di atas dapat membantu!