Waspadai Anemia, Begini Dampak Buruk bagi Kesehatan Anda!

Waspadai Anemia, Begini Dampak Buruk bagi Kesehatan Anda!

Anemia defisiensi besi merupakan kondisi umum seseorang mengalami kekurangan zat besi yang berdampak pada produksi sel darah merah yang kurang optimal. Akibatnya orang cenderung mengalami rasa lelah yang berlebihan, lemas, kesemutan, bahkan ada yang pingsan saat melakukan pekerjaan sehari-hari. Agar terhindar dari hal negatif tersebut, pastikan Anda mewaspadai kekurangan sel darah merah dengan rajin konsumsi buah penambah darah seperti buah apel, pisang, persik, jeruk, raspberry, dan lain-lain.

5 dampak negatif kekurangan sel darah merah

Bila Anda menerapkan pola hidup yang kurang sehat seperti acap begadang, merokok, minum alkohol, makanan tidak sehat, dan tidak mampu mengelola stress, maka risiko mengalami gangguan kesehatan bisa terjadi kapan saja. Dewasa ini, orang muda memiliki potensi mengalami penyakit yang diderita lansia, lho! Kekurangan sel darah merah bisa terjadi pada anak muda sehingga sering kurang fokus, mudah mengantuk atau lelah di sekolah.

Selain rajin mengkonsumsi buah penambah darah atau makanan lain yang kaya zat besi, pastikan Anda juga mengetahui faktor lain penyebab kekurangan sel darah merah tersebut. Riwayat penyakit tertentu bisa menyebabkan Anda mengalami kondisi anemia, termasuk wanita yang mengalami kehamilan. Apa saja dampak negatif kekurangan sel darah merah bagi kesehatan tubuh Anda yaitu :

  • Kehilangan performa terbaik

Dampak negatif pertama yang bisa membuat produktivitas harian Anda menjadi kurang optimal adalah penurunan performa di sekolah atau lingkungan pekerjaan. Performa yang menurun karena Anda acap kehilangan fokus atau konsentrasi bisa berdampak buruk pada karir. Pekerja yang profesional harus mampu mengatasi masalah anemia dengan penerapan pola hidup lebih sehat, termasuk konsumsi nutrisi yang bisa mengembalikan fokus dan konsentrasi tersebut.

  • Menghambat tumbuh kembang

Anemia tidak hanya dialami orang-orang dewasa saja, bahkan anak-anak atau remaja yang masih berada dalam tahap tumbuh kembang mengeluhkan hal yang sama. Tentu dampak buruk ini bisa berpengaruh pada masa tumbuh kembang mereka, misalnya anak akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

  • Bisa mengganggu kesehatan reproduksi

Bagi wanita yang mengalami anemia defisiensi besi, maka masalah ini harus segera diatasi bila tidak ingin mengalami gangguan reproduksi. Pasalnya, kekurangan darah pada wanita yang hamil bisa menyebabkan masalah komplikasi seperti risiko keguguran, persalinan prematur hingga komplikasi bersalin lain. Selain mengkonsumsi penambah zat besi dari dokter kandungan Anda, pastikan memilih asupan nutrisi kaya zat besi baik buah, sayuran dan makanan tinggi protein lain.

  • Risiko gagal jantung

Keberadaan produksi sel darah merah bisa menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik. Bila terjadi kekurangan darah merah, maka seseorang bisa mengalami masalah kelelahan hingga jantung berdebar-debar atau gangguan irama jantung. Risiko gagal jantung terjadi sebab organ jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh lebih optimal. Jangan meremehkan kekurangan sel darah merah sebab bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda tidak peduli usia muda atau lansia.

  • Penurunan sistem kekebalan tubuh

Tubuh Anda bisa mengalami risiko penurunan sistem kekebalan tubuh karena kurang asupan zat besi yang cukup. Sel darah merah yang bertugas mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah putih. Pasalnya, sel darah putih yang diproduksi di kalenjar getah bening berpotensi melindungi tubuh dari risiko infeksi atau serangan benda asing. Penurunan sistem kekebalan tubuh yang terjadi akan mengakibatkan tubuh Anda menjadi lebih rentan sakit, lho!

Kekurangan darah merah juga rentan membuat seseorang mengalami masalah pembengkakan otot-otot tubuh, rambut yang rontok, wajah menjadi lebih pucat, dan risiko buruk lain. Gangguan kesehatan akan menimbulkan dampak pada mental termasuk penurunan rasa percaya diri Anda.

Mengenal beberapa dampak buruk seseorang alami kekurangan darah merah di atas bisa menjadi referensi tambahan untuk Anda. Sebaiknya hindari risiko kekurangan darah dengan menjaga pola hidup sehat dengan makanan yang kaya nutrisi. Konsumsi buah penambah darah, sayuran yang kaya zat besi dan minum suplemen penambah zat besi bila diperlukan, ya! Bila Anda masih mengalami gejala anemia, maka konsultasikan dengan dokter sebab anemia bisa menjadi indikasi penyakit tertentu.